Polres Metro Jakarta Timur Gencar Patroli Dini Hari, Kejahatan Jalanan dan Tawuran Diburu Demi Menjaga Kamtibmas Warga
Jakarta Timur — Polres Metro Jakarta Timur kembali menunjukkan komitmennya menjaga keamanan warga melalui patroli intensif dan operasi stasioner di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas pada Jumat dini hari, 29 Mei 2026.
Kegiatan yang melibatkan personel gabungan lintas fungsi bersama Satpol PP tersebut difokuskan untuk mencegah aksi tawuran, begal jalanan, balap liar, serta tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat.
Apel kesiapan digelar di Lapangan Apel Polres Metro Jakarta Timur dan dipimpin jajaran perwira pengawas sebelum personel diterjunkan menyisir wilayah rawan di Jakarta Timur.
Kegiatan dipimpin Pamenwas AKP Muhammad Abduh Algerya Steely, selaku Kanit Idik 4 Satreskrim, didampingi Perwira Pendamping IPTU Muhammad Zainudin, dan IPDA Dwi Kuncoro.
Sebanyak 41 personel gabungan dikerahkan dalam patroli mobile yang bergerak mulai dari kawasan Jatinegara, Pasar Gembrong, Basuki Rahmat, Pahlawan Revolusi, Klender, hingga Kebon Singkong, Duren Sawit.
Patroli dilakukan secara humanis namun tetap tegas terhadap setiap potensi gangguan keamanan. Petugas juga melaksanakan pemeriksaan acak terhadap kendaraan roda dua yang melintas di sejumlah titik yang dinilai rawan kriminalitas dan aksi balap liar.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari.
Di tengah patroli, personel gabungan juga menunjukkan sisi humanis kepolisian saat memberikan pertolongan pertama kepada seorang pengendara ojek online wanita yang mengalami kelelahan dan terjatuh di Jalan Basuki Rahmat.
Petugas segera melakukan evakuasi ke RS Bunda Alia Pondok Kelapa untuk mendapatkan penanganan medis.
Kehadiran polisi di lapangan pada jam-jam rawan dinilai penting untuk menekan angka kriminalitas yang kerap meresahkan warga Jakarta Timur. Langkah patroli mobile dan operasi stasioner tersebut juga menjadi bentuk nyata respons cepat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
IPDA Dwi Kuncoro, selaku Perwira Pendamping menyampaikan bahwa patroli cipta kondisi akan terus ditingkatkan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya tawuran remaja, curat, curas, dan balap liar yang membahayakan masyarakat.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat merasa aman saat beristirahat maupun beraktivitas pada malam hari. Kepolisian akan bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan dan segala bentuk aksi yang mengganggu ketertiban umum. Namun demikian, seluruh personel tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar IPDA Dwi Kuncoro.
Polres Metro Jakarta Timur juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak pada malam hari, menghindari aktivitas yang berpotensi memicu tawuran, serta segera melaporkan apabila menemukan tindakan kriminalitas atau gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Jakarta Timur.
| Penulis | : Priyono |
| Editor | : Priyono |