Polres Metro Jakarta Timur Gelar Operasi Skala Besar Rayon Selatan, Polisi Tegas Antisipasi Begal dan Tawuran
Jakarta - Polres Metro Jakarta Timur kembali menggelar Operasi Cipta Kondisi Skala Besar Gabungan di wilayah rayon selatan pada Selasa dini hari, 26 Mei 2026.
Operasi tersebut difokuskan untuk mengantisipasi aksi begal, curanmor, tawuran, balap liar, hingga berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya yang kerap meresahkan masyarakat saat malam hingga menjelang pagi hari.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di halaman Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, yang dipimpin Kabagops Polres Metro Jakarta Timur AKBP M. Hari Agung Julianto, S.Psi., didampingi Pamenwas KOMPOL Andhi W. Sigit, Kasat Samapta KOMPOL Doni Widodo, Kapolsek Ciracas KOMPOL Rohmad S., Kapolsek Cipayung KOMPOL Saut Parulian Tobing, Kapolsek Kramatjati AKP Pesta Hasiholan, serta Kapolsek Pasar Rebo AKP I Wayan Wijaya.
Sebanyak 76 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut yang terdiri dari unsur Bagops, Samapta, Lantas, Intelkam, Reskrim, Propam, Humas, jajaran Polsek rayon selatan, serta Satpol PP.
Dalam arahannya, Kabagops Polres Metro Jakarta Timur menegaskan bahwa operasi cipta kondisi harus terus ditingkatkan guna menekan angka kriminalitas jalanan dan mencegah terjadinya tawuran di wilayah Jakarta Timur.
“Kegiatan cipta kondisi gabungan ini kita tingkatkan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas khususnya tawuran dan kejahatan jalanan. Kita laksanakan operasi secara stasioner dan selanjutnya personel polsek melaksanakan patroli mobile ke titik-titik rawan curat, curas, curanmor, balap liar dan gangguan keamanan lainnya,” ujar AKBP Hari Agung Julianto.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar tetap mengedepankan pendekatan humanis saat bertugas, namun tetap tegas terhadap pelaku pelanggaran hukum yang mengganggu keamanan masyarakat.
“Jaga keselamatan dalam bertugas dan lakukan tindakan secara profesional serta humanis. Namun apabila ditemukan adanya tindak pidana maupun pelaku yang membahayakan masyarakat, tentunya akan dilakukan tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Usai apel, personel gabungan langsung bergerak melaksanakan razia dan operasi stasioner di Jalan Raya Bogor tepat di depan Mapolsek Ciracas.
Petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara roda dua maupun roda empat guna mengantisipasi pelaku curat, curas, curanmor, penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam, hingga potensi tawuran remaja.
Pemeriksaan dilakukan secara selektif terhadap kendaraan yang mencurigakan, termasuk pengendara yang tidak dilengkapi surat kendaraan, menggunakan knalpot brong, maupun kendaraan tanpa pelat nomor. Kehadiran aparat gabungan di lapangan mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu memberikan rasa aman pada jam-jam rawan kriminalitas.
Setelah pelaksanaan operasi stasioner selesai, seluruh personel melaksanakan apel konsolidasi sebelum jajaran Polsek kembali ke wilayah masing-masing untuk melanjutkan patroli mobile antisipasi gangguan kamtibmas.
Polres Metro Jakarta Timur memastikan patroli dan operasi cipta kondisi akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan demi menjaga keamanan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Jakarta Timur.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan masing-masing dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan, aksi tawuran, maupun tindak kriminalitas lainnya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak remaja agar tidak terlibat tawuran maupun kejahatan jalanan. Keamanan wilayah tidak hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama,” tutup AKBP Hari Agung Julianto.
| Penulis | : Priyono |
| Editor | : Priyono |