KABAR | LIPUTAN KHUSUS

Pasiter Kodim Klaten: TMMD Reguler ke-130 Kodim 0723/Klaten, Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Desa Tr

SKIH / ISTIMEWA

Pasiter Kodim Klaten: TMMD Reguler ke-130 Kodim 0723/Klaten, Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Desa Trucuk

KLATEN – TMMD Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 wilayah Kodim 0723/Klaten tidak hanya diarahkan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup kegiatan penyuluhan dan pelayanan masyarakat untuk mendukung pemberdayaan warga Desa Trucuk Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten.

Pada laporan Pasiter Kodim 0723/Klaten Kapten Inf Pujiono pada upacara pembukaan TMMD Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 wilayah Kodim 0723/Klaten, Program nonfisik yang direncanakan meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba dan judi online, pelayanan kesehatan, serta penyuluhan administrasi kependudukan.

Upacara pembukaan TMMD tersebut dilaksanakan pada Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., dalam amanatnya menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi seluruh unsur diperlukan agar kegiatan yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan TMMD ini, mari kita perkuat semangat kebersamaan dan gotong royong. Kita buktikan bahwa dengan kerja sama dan kepedulian, kita dapat membangun desa yang lebih baik, masyarakat yang lebih mandiri dan kehidupan yang semakin sejahtera,” ungkap Bupati Klaten.

Bupati Klaten mengajak warga Desa Trucuk untuk mendukung seluruh program dengan menjaga kebersamaan dan semangat saling membantu. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Salah satu sasaran nonfisik TMMD adalah penyuluhan wawasan kebangsaan. Kegiatan ini direncanakan sebagai sarana untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai persatuan, kebersamaan dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

Program penyuluhan bahaya narkoba dan judi online juga menjadi bagian dari agenda nonfisik. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai risiko penyalahgunaan narkoba serta dampak sosial dan ekonomi yang dapat ditimbulkan oleh praktik perjudian daring.

Selain penyuluhan, TMMD Reguler ke-130 mencakup pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Pelaksanaannya menjadi bagian dari pendekatan pelayanan yang mendekatkan kegiatan sosial kepada warga.

Pada penyuluhan administrasi kependudukan oleh Disdukcapil juga masuk dalam sasaran program. Kegiatan tersebut direncanakan untuk memberikan pemahaman mengenai layanan dan administrasi kependudukan, sehingga masyarakat dapat mengetahui prosedur pelayanan yang sesuai ketentuan.

Di samping program nonfisik, TMMD Reguler ke-130 Kodim 0723/Klaten tetap memiliki sasaran pembangunan fisik, yakni betonisasi jalan sepanjang 686 meter, pembangunan talud sepanjang 855 meter, rehabilitasi lima rumah tidak layak huni dan pembangunan lima buah jamban.

Kombinasi pembangunan fisik dan nonfisik menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD dirancang untuk menjawab kebutuhan infrastruktur sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat. Keberhasilan program tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian pekerjaan, tetapi juga dengan keterlibatan warga serta keberlanjutan manfaat yang dihasilkan.

Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira menyampaikan bahwa program TMMD merupakan kerja sama terpadu antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan, serta memperkuat ketahanan wilayah melalui gotong royong.

Ia juga menekankan pentingnya TMMD sebagai sarana memperkuat komunikasi sosial, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI, serta membangun kondisi wilayah yang kondusif melalui pendekatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui TMMD Reguler ke-130 TA 2026, Kodim 0723/Klaten bersama pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat pembangunan yang menyeluruh, dengan menggabungkan peningkatan infrastruktur, pelayanan sosial dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga. (Red)

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending