KABAR | MEGAPOLITAN

JKI-GKPR Gelar Bakti Sosial "Menjadi Berkat Di Usia Senja Bagi Lansia dan Anak Panti"

SKIH / ISTIMEWA

JKI-GKPR Gelar Bakti Sosial "Menjadi Berkat Di Usia Senja Bagi Lansia dan Anak Panti"

Jemaat Gereja JKI-GKPR (Gereja Kesadaran Peperangan Rohani) pada Sabtu, 5 September 2026 kembali mengadakan kegiatan bakti sosial sebagai wujud kepedulian dan pelayanan kasih kepada sesama. Tahun ini, kegiatan mengangkat tema “MENJADI BERKAT DI USIA SENJA”.

Kegiatan Bakti Sosial digelar di Wisma Lansia Maria Salve, Jl Taman Palem Lestari D6 no 7 Cengkareng Barat Jakarta Barat.

Dalam keterangannya Ketua Panitia pelaksana Bakti Sosial, Muliawan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan pelayanan sosial yang secara rutin dilakukan oleh JKI-GKPR sejak tahun 2022.

"Melalui kegiatan ini, gereja berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan perhatian, pendampingan, dan kasih. Tujuan utama kegiatan ini bukan sekadar memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan perhatian dan kepedulian secara langsung kepada para penghuni panti.
Melalui bakti sosial ini, JKI-GKPR berharap semakin banyak orang dapat merasakan kasih Kristus melalui kepedulian, kebersamaan, perhatian, serta pelayanan yang diberikan kepada sesama" ungkap Ketua Panitia Muliawan.

Di tempat yang sama Pembina JKI-GKPR, Hengky Jita menerangkan bahwa kita bersyukur dimana Tuhan ijinkan kita melakukan satu rangkaian Bakti Sosial menjelang hari Natal Tahun 2026.

"Jadi dalam rangka kita berbagi kasih dan diperkenalkan dari teman dengan Panti Maria Salve. Disini pergumulan dengan Opa, Oma, ada yang terbaring tidak bisa beraktivitas, dan sebagian juga masih bisa bebas, jadi sampai satu waktu juga kami mendapatkan informasi bahwa di tempat ini, untuk makanan sehari-harinya sempat kosong, karena itu kami mendengar berita seperti itu, dan kami usahakan menggerakkan teman-teman jemaat untuk bisa mengumpulkan sebagian dana, untuk bisa berbagi kasih seperti hari ini kami berikan" demikian diutarakan Hengky Jita.

Ketua Yayasan Ambar Larasati Sutrisno, Saelan Budi Santoso menjelaskan bahwa Yayasan Ambar Larasati Sutrisno menaungi Panti Maria Salve, dan kami mengucapkan terima kasih kepada Gereja JKI-GKPR yang hari ini mengunjungi panti Maria Salve.

"Kami punya tiga rumah untuk Panti Jompo sama Panti Werda juga Panti Asuhan Anak, jadi kehadiran jemaat JKI-GKPR sangat membantu, dan atas nama Yayasan Ambar Larasati Sutrisno mengucapkan terima kasih"

" Untuk warga binaan panti saat ini sudah banyak berkurang, total untuk oma opa ada 36 kemudian anak-anaknya sekarang jadi 8 anak, dari 15 binaan kemudian karyawannya 22 orang, sama pengurus 5.

Disampaikan pula oleh Saelan Budi Santoso bahwa warga Panti Asuhan ada yang dari Kalimantan Barat, Flores juga Karo, Sumatera Utara, dan Panti wredanya campuran, dan disini warga binaan lintas agama, jadi semua agama boleh masuk.

" Semua anak-anak yang ada bersekolah di SMK Yadika dan Christo 2 dengan biaya sekolah serta untuk kebutuhan sehari-hari kami mandiri. Jadi kita tidak dapat sumbangan dari lembaga manapun, termasuk Pemerintah. Namun kita bersyukur banyak sekali yang menyumbang, jadi anak-anak semua full 100% kami tanggung, untuk uang sekolah, uang pangkal serta kehidupan di sini dan kami bersyukur rumah ini mukjizat besar" (Red)

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending