KABAR | PENDIDIKAN

Wisuda Universitas Islam Jakarta Siapkan Generasi dengan Ilmu, Iman Dan Aksi

SKIH / ISTIMEWA

Wisuda Universitas Islam Jakarta Siapkan Generasi dengan Ilmu, Iman Dan Aksi

Universitas Islam Jakarta (UID) sukses menggelar wisuda Sarjana dan Pascasarjana tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, pada 8 April 2026 Prosesi ini meluluskan ratusan mahasiswa dari berbagai program studi, termasuk S1, S2, dan S3, sebagai upaya mencetak penerus bangsa berkarakter Islami. Prosesi melepas mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas akademik, tersebut Universitas Islam Jakarta melepas 302 orang wisudawan dari Program Sarjana (S1) Magister (S2) dan S3 (Doktor Pendidikan Agama Islam)

Direktur Program Magister dan Doktor UID, Prof. Dede Rosyada, berharap para Wisudawan bisa menjadi agen perubahan di masyarakat, bisa berperan secara profesional, dalam mendukung pembangunan nasional, dan saya mengucapkan selamat kepada seluruh Wisudawan Universitas Islam Jakarta tahun 2026 ini, ungkapnya.

Rektor Universitas Islam Jakarta, Prof. Raihan menjelaskan bahwa wisuda kali ini merupakan wisuda ke-60, karena meskipun Universitas Islam Jakarta berdiri tahun 1951, namun wisuda dahulu tidak digelar tiap tahun, terkadang 2 tahun sekali, sehingga wisuda hari ini ditetapkan sebagai wisuda yang ke 60, dan kita bersyukur hari ini bisa mewisuda program Sarjana, Magister dan Program Doktor, dan hari ini diikuti oleh 302 orang wisudawan, Karena tidak semua wisudawan hadir dikarenakan mereka sudah pindah tugas serta ada yang sakit.

Berbekal ilmu yang telah dipelajari di kampus, kami berharap para alumni selain dapat bersaing di dunia lapangan pekerjaan, juga terlibat pada pembangunan bagi kemajuan bangsa dan negara sesuai keahlian dan profesinya sesuai nilai-nilai Islami dan akhlak yang baik.

Sebagaimana tema wisuda ini yaitu " Ilmu, Iman Dan Aksi ", kita berharap bahwa alumni Universitas Islam Jakarta bisa berkontribusi pada bidang ilmu sesuai kompetensinya dan berdaya saing global, khususnya berpikir dengan iman. dan alumni telah dibekali pemahaman dalam nanti mengaplikasikan ilmu dan teknologinya di masyarakat, dan iman sebagai kekuatan di dalamnya, jadi salah satunya mewujudkan integritas dengan nilai-nilai keimanan dan nilai-nilai Islam, jadi dalam aksinya harus bermanfaat di masyarakat, jadi lulusan ini diharapkan bisa bermanfaat secara keseluruhan dan berpartisipasi di dalam pembangunan, apa yang dilakukan dalam proses belajar mengajar agar bisa diterapkan di tengah masyarakat dengan integritas yang tinggi, dengan tantangan yang mungkin pada hari ini punya tantangan yang berat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, ungkap Prof Raihan. (Red)

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending