Jembatan Gantung Garuda Desa Bener Segera Terwujud, Dukung Mobilitas Dan Perekonomian Masyarakat
KLATEN – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap VI di Desa Bener, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Memasuki tahapan pekerjaan konstruksi, saat ini pembangunan difokuskan pada pembuatan bowplank jembatan sebagai bagian penting dalam penyelesaian sarana penghubung yang melintasi Sungai Brambang dengan bentang sepanjang 15 meter, Selasa (28/7/2026). Kehadiran jembatan tersebut diharapkan segera memberikan kemudahan akses bagi masyarakat sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan salah satu bentuk sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Selain memperlancar mobilitas warga, keberadaan jembatan ini juga menjadi solusi atas kebutuhan akses yang selama ini cukup terbatas, terutama saat musim penghujan ketika debit Sungai Brambang meningkat.
Di lapangan, proses pembangunan terus dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan kualitas konstruksi agar jembatan memiliki daya tahan dan tingkat keamanan yang tinggi. Saat ini para pekerja bersama personel TNI fokus menyelesaikan pekerjaan pembuatan bouwplank jembatan sebagai bagian dari tahapan infrastruktur.
Keberadaan Jembatan Gantung Garuda nantinya akan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 100 kepala keluarga (KK) atau kurang lebih 2.000 jiwa yang berada di wilayah Desa Bener dan sekitarnya. Infrastruktur tersebut akan menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat, mulai dari akses menuju lahan pertanian, kegiatan ekonomi, hingga mobilitas pelajar yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.
Danramil 22/Wonosari Kodim 0723/Klaten, Kapten Inf Budiono mengatakan bahwa pembangunan jembatan merupakan kebutuhan mendesak yang telah lama diharapkan masyarakat. Menurutnya, akses yang memadai akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
"Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Nantinya akan mempermudah para petani menuju lahan pertanian, memudahkan anak-anak berangkat ke sekolah, memperlancar aktivitas sehari-hari masyarakat, serta membuka akses yang lebih baik bagi perputaran hasil pertanian dan kegiatan ekonomi warga. Dengan infrastruktur yang memadai, kami berharap kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat," ujar Kapten Inf Budiono.
Ia menambahkan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda tidak hanya menghadirkan sarana fisik semata, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan di daerah serta mengatasi kesenjangan akses transportasi masyarakat pedesaan. Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi bersama seluruh elemen masyarakat, proses pembangunan diharapkan dapat selesai sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh warga.
Masyarakat Desa Bener menyambut positif pembangunan tersebut. Selama ini mereka harus menempuh jalur yang lebih jauh untuk menuju lahan pertanian maupun pusat aktivitas lainnya. Dengan hadirnya Jembatan Gantung Garuda, waktu tempuh diperkirakan akan semakin singkat, biaya transportasi dapat ditekan, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat menjadi lebih efektif.
Kodim 0723/Klaten berkomitmen terus mendukung setiap program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran, diharapkan tercipta konektivitas wilayah yang semakin baik, ketahanan ekonomi masyarakat meningkat, serta terwujud kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi kuat dalam mendukung percepatan pembangunan nasional dari tingkat desa. (Red)
| Penulis | : Priyono |
| Editor | : Priyono |