KABAR | LIPUTAN KHUSUS

Kodaeral V Hadiri Pengarahan Kepada Perwira Korps Pelaut TNI AL Wilayah Surabaya

SKIH / ISTIMEWA

Kodaeral V Hadiri Pengarahan Kepada Perwira Korps Pelaut TNI AL Wilayah Surabaya

Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) V dalam hal ini Kapoksahli Kodaeral V Kolonel Laut (P) Batos Leksono, CHRMP, beserta para Perwira Korps Pelaut Kodaeral V mengikuti kegiatan pengarahan Asops Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan dan Pgs. Asintel Kasal Laksda Andy Kriswanto kepada seluruh Perwira Korps Pelaut TNI AL wilayah Surabaya bertempat di PTA Koarmada II Ujung Surabaya. Kamis (16/4).

Dalam paparannya, Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) mengangkat tema “Membangun Prajurit Unggul Petarung yang Humanis, Profesional, Bermoral, Bermental Kuat, dan Patriotik”. Disampaikan bahwa pembentukan prajurit TNI AL yang tangguh dimulai dari fondasi ideologis yang kuat, mental tempur yang siap menghadapi tekanan, serta kepemimpinan yang mampu menjadi teladan bagi anggota.

Lebih lanjut, ditekankan pentingnya membangun soliditas tim melalui ikatan korps yang kuat, pelaksanaan latihan yang realistis dan berulang, serta pembinaan spiritual dan moral prajurit. Disiplin ditegaskan sebagai unsur utama dalam keberhasilan tugas, didukung oleh kesejahteraan dan keadilan internal guna menjaga moral prajurit.

Sementara itu, Pgs. Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Laut (Asintel Kasal) menyampaikan materi mengenai “Banglingstra dan Ancaman Siber 2026”. Penekanan utama yang disampaikan meliputi pentingnya peningkatan keimanan dan ketakwaan, penguatan ideologi berlandaskan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Trisila TNI AL, serta menjaga citra institusi dengan menghindari pelanggaran hukum, sikap arogan, dan tindakan premanisme.

Selain itu, Asintel Kasal juga menekankan pentingnya soliditas dan sinergitas antar personel TNI AL serta dengan instansi lain seperti TNI, Polri, dan lembaga intelijen. Loyalitas terhadap komando atas, pengendalian penggunaan media sosial, serta kewaspadaan terhadap potensi ancaman, termasuk bencana alam dan wabah penyakit, juga menjadi perhatian utama.

Dalam menghadapi tantangan perang modern, prajurit TNI AL juga dituntut memahami perkembangan doktrin, termasuk ancaman di ruang siber dan informasi, guna menangkal pengaruh negatif seperti propaganda dan serangan psikologis.

Kegiatan pengarahan ini menjadi bagian dari upaya TNI AL dalam meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, serta kualitas sumber daya manusia guna menghadapi dinamika ancaman yang semakin kompleks di era modern.

Demikian berita Dinas Penerangan Kodaeral V.

Penulis: Priyono
Editor: Priyono

Now Trending